Galeri Fotografi Hadir di Uptown Mall Semarang, Karya Foto Mulai Dipasarkan

lihatfoto.com  (Semarang) – Galeri fotografi hadir di Uptown Mall BSB City Semarang. Ruang tersebut menjadi tempat untuk memamerkan karya fotografer dalam bentuk cetak sekaligus membuka peluang penjualan karya kepada pengunjung.

Galeri tersebut digagas Andi Kusnadi dari PotoStock bersama fotografer senior Arbain Rambey. Pembukaannya melibatkan pelaku fotografi, komunitas fotografer, Asosiasi Fotografi Indonesia, serta manajemen Uptown Mall.

Sejumlah karya fotografi dipajang dalam bentuk cetak dan bingkai. Pengunjung dapat melihat karya secara langsung dan membeli foto yang tersedia di galeri.

Foto yang telah dicetak dan dibingkai ditawarkan sekitar Rp3 juta. Selain itu, tersedia foto stok dengan pilihan resolusi.

Foto low resolution atau lores dibanderol mulai Rp500 ribu, sedangkan high resolution atau hores mencapai Rp2,5 juta.

Andi Kusnadi mengatakan galeri tersebut diharapkan menjadi titik temu antara fotografer dan masyarakat. Menurut dia, ruang fisik dibutuhkan agar karya fotografi dapat dilihat secara langsung, diapresiasi, dan memiliki peluang untuk diperjualbelikan.

“Foto tidak hanya berhenti sebagai unggahan digital. Karya bisa dilihat secara langsung dan memiliki peluang untuk diperjualbelikan,” kata Andi.

Disiapkan untuk Kegiatan Fotografi

Selain pameran dan penjualan karya, pengelola galeri menyiapkan kegiatan komunitas.

Salah satunya berupa hunting foto dengan konsep tertentu di kawasan Uptown Mall. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung rutin setiap pekan.

Kegiatan itu akan mempertemukan fotografer dengan fotografer lain, komunitas, model, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat umum.

Lihat Juga:  Sembako Murah Menjelang Lebaran dari Gereja St Theresia Bongsari Semarang

Dalam kegiatan fotografi, objek yang digunakan dapat berasal dari berbagai bidang, termasuk fesyen, kuliner, kriya, batik, pariwisata, dan produk lokal.

Galeri beroperasi setiap hari mengikuti jam operasional Uptown Mall BSB City.

Rencana Museum Fotografi Indonesia

Pengembangan ruang fotografi tersebut juga disertai rencana menghadirkan Museum Fotografi Indonesia.

Andi Kusnadi menyebut museum tersebut ditargetkan dibuka tahun ini. Museum dirancang tidak hanya untuk memajang foto, tetapi juga menyimpan artefak, bukti sejarah, dan arsip karya fotografer dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Andi, keberadaan museum diharapkan dapat menjadi ruang penyimpanan karya fotografi sekaligus berbagai benda yang berkaitan dengan sejarah fotografi.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan perubahan media penyimpanan foto. Jika sebelumnya foto banyak disimpan dalam bentuk negatif film, cetakan, dan album, kini foto lebih banyak berada dalam bentuk digital di kartu memori, komputer, telepon genggam, maupun media penyimpanan digital lainnya.

Foto sebagai Rekam Visual

Koleksi fotografi yang akan dikembangkan melalui museum juga dapat mencakup berbagai dokumentasi mengenai kehidupan masyarakat dan perubahan lingkungan.

Foto mengenai bangunan, jalan, tradisi, aktivitas masyarakat, tokoh, hingga kehidupan sehari-hari dapat menjadi bagian dari arsip fotografi.

Andi mengatakan pengumpulan arsip tersebut diperlukan untuk menjaga karya fotografi dan berbagai dokumentasi visual dari berbagai daerah.

Melalui galeri dan rencana museum tersebut, karya fotografi ditempatkan dalam beberapa bentuk, mulai dari foto yang dipamerkan, karya yang dapat dibeli, hingga arsip yang disimpan.

Lihat Juga:  Kedelai Mahal, Usaha Industri Tempe di Semarang Tertekan

Galeri fotografi di Uptown Mall BSB City saat ini beroperasi mengikuti jam buka pusat perbelanjaan tersebut, sementara rencana Museum Fotografi Indonesia ditargetkan terealisasi tahun ini.***

 

lihatfoto.com

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!