Peserta Teatrikal memakan nasi nuk yang dibagikan panitia.
WaliKota Plt Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu ikut membagikan nasi nuk kepada para warga.

 

Adegan teatrikal warga kampung memadamkan api pada rumah  yang dibakar oleh Tentara Jepang.
Adegan teatrikal saat Tentara Jepang membakar kampung. Kobaran api itu menghanguskan permukiman padat saat terjadinya pertempuran lima hari di Kota Semarang.
Peserta teatrikal berkeliling kampung mengenang peristiwa yang terjadi 17 Oktober 1945 itu diperingati warga Kampung Batik dengan mengadakan sebuah kirab kecil.
Peserta teatrikal membaca sejarah singkat terjadinya pertempuran lima hari di Semarang.

Sejumlah Warga melakukan adegan teatrikal saat  peringatan pembakaran kampung,  pada  77 tahun lalu di Kampung Batik Semarang, Sabtu (15 Oktober 2022 ). Pada 17 Oktober 1945, kawasan tersebut dibakar oleh Tentara Jepang saat pertempuran lima hari di Semarang. Suara titir kentongan membuka sejarah 77 tahun lalu saat pembakaran kampung padat penduduk di Kampung Batik Semarang.

BUAT BALASAN

Silakan berkomentar
Masukkan nama Anda