Dua bocah Desa Tambak Lorok mulai mencari spot memancing. (Foto : Ilyas Aditya)

Terik matahari tak menghalangi semangat dua anak Desa Tambak Lorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang untuk berburu ikan belanak di pesisir pantai. Usai pulang sekolah, dua bocah ini sudah membawa perlengkapan berburu berupa dua buah botol minuman bekas, tali senar, serta setoples tepung terigu.

Pencarian pun dimulai. Memilih spot memancing bergaya tradisional ini memang tidak mudah. Spot memancing harus memiliki kedalaman air sedang, serta banyak bebatuan atau tempat ikan bersembunyi. Setelah menemukan tempat yang cocok, perlengkapan berburu disiapkan.

Membersihkan botol untuk memancing. Foto : Ilyas Aditya)

Botol bekas yang sudah diberi lubang bagian bawahnya mereka kaitkan senar dan diberi pelampung dari sandal bekas. Kemudian botol diisi tepung terigu untuk umpannya. Setelah siap lempar umpan dengan teknik khusus agar lemparan jauh dan tepat sasaran.

Melempar botol berisi umpan tepung terigu. (Foto : Ilyas Aditya)

Dan waktunya menunggu. Sesekali mereka bercerita pengalaman disekolah pagi tadi meski saling membelakangi.

Menunggu ikan terjebak di dalam botol. ( Foto : Ilyas Aditya)

Faktor keberuntungan juga diperlukan dalam teknik memancing versi bocah Tambak Lorok ini. Terkadang tak sampai semenit ikan yang lapar mulai masuk kedalam botol untuk memakan tepung.

Ikan Belanak terperangkap di dalam botol. (Foto : Ilyas Aditya)

Ikan yang terjebak langsung ditarik sekencang-kencangnya agar ikan tidak lepas. Mengetahui ikan terperangkap diperlukan insting yang terlatih. Biasanya botol bergerak, namun kadang ikan masuk tanpa memberi tanda.

Setelah tertangkap ikan langsung dimasukan kedalam jaring. Teknik memancing seperti ini sebenarnya tidak menyakiti ikan sama sekali.

Ikan Belanak hasil tangkapan. (Foto : Ilyas Aditya)

Kebahagiaan memang bisa diperoleh dengan materi. Namun kebahagiaan seperti ini tidak bisa dibeli dengan materi. Perumpamaan yang mungkin tepat untuk menggambarkan kebahagiaan bocah Desa Tambak Lorok, Kota Semarang.(lihatfoto)

 

2 KOMENTAR

BUAT BALASAN

Silakan berkomentar
Masukkan nama Anda