Renovasi gapura makam. ( Fotografer : BanGhoL )
Area dalam makam sunan kuning. ( Fotografer : BanGhoL )
Gotong-Royong renovasi area makam. ( Fotografer : BanGhoL )
membersihkan tempat dupa. ( Fotografer : BanGhoL )
Juru kunci Mbah Tomo membersihkan pendopo Makam Sunan Kuning. ( Fotografer : BanGhoL )
Berdampingan dengan petilasan makam sunan lainnya. ( Fotografer : BanGhoL )
Berziarah dengan mendoakan Sang Sunan Kuning. ( Fotografer : BanGhoL )
Bersebelahan dengan areal makam warga. ( Fotografer : BanGhoL )
Memperindah artefak tulisan kaligrafi cina. ( Fotografer : BanGhoL )

 

Makam seorang penyebar agama Islam di kota Semarang disebut Soen An Ing. Lantaran kesulitan lidah jawa yang melafalkan nama Soen An Ing akhirnya diucapkan menjadi Sunan Kuning. Mbah tomo menyebut selaku juru kunci kelima , dari penuturan pendahulunya disebut mbah Sarpan mengatakan masih banyak peziarah yang datang ke makam Sunan Kuning. Namun masuk tahung 1963 nama harum makam Soen An Ing tercoreng dengan ditetapkan daerah Argorejo sebagai daerah Resosialisasi PSK.

Mulanya lokalisasi itu jauh dari makam Sunan Kuning. Namun seiring perkembangan jaman itu meluas dan mendekat makam Sunan Kuning. Nama lokalisasi Argorejo pun lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan sebutan lokalisasi Sunan Kuning atau SK.

“Secara garis besar Sunan Kuning dengan lokalisasi itu tidak ada hubungan sama-sama saja hanya dengan sendirinya saja. Boleh jadi saat itu Resosialisasi Argorejo mendompleng ketenaran nama tokoh Cina muslim Soen An Ing. Namun sekarang menjadi terbebani nama Soen An Ing penyebar agama Islam di tanah Semarang Seperti ditelan bumi, yang ada adalah nama lokalisasi SK, tempat penikmat Syahwat, ” urai Mbah Tomo.

Dalam kesempatan tersebut mbah Tomo menyambut baik tentang rencana pemerintah kota Semarang yang akan menutup Relokasi Argorejo pada tahun 2019 mendatang. Jika rencana tersebut terwujud makam Sunan Kuning diharapkan bisa menjadi tujuan wisata disamping ikut melestarikan budaya dan penghargaan terhadap tokoh penyebaran agama islam dan pejuang melawan VOC.

BUAT BALASAN

Silakan berkomentar
Masukkan nama Anda