Pemerintah Kota Semarang berupaya secara mandiri untuk memproduksi pakaian pelindung diri atau alat pelindung diri (APD). Upaya tersebut diinisiasi menyusul besarnya kebutuhan APD di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut dalam penanganan penyebaran virus Corona atau COVID-19. Menggunakan material khusus berbahan polypropylene spunbound, pembuatan APD dikerjakan di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri menargetkan produksi APD di bawah koordinasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Semarang dapat mencapai 100 buah per hari, dengan target pembuatan keseluruhan sebanyak 5.000 buah. ( Foto : Pemkot Smg )

BUAT BALASAN

Silakan berkomentar
Masukkan nama Anda